Program Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) merupakan inisiatif strategis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dilaksanakan secara serentak untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin yang sempat tertinggal atau belum lengkap.
Sesuai dengan agenda tahun 2026, program ini merupakan bagian penting dalam memperingati Pekan Imunisasi Dunia (PID).
Jadwal Pelaksanaan 2026
Program PENARI biasanya dilakukan tiga kali dalam setahun. Untuk periode terdekat di tahun 2026, jadwalnya adalah:
- Waktu: Umumnya dilaksanakan pada minggu kedua atau ketiga bulan April (sekitar tanggal 6 – 12 April 2026).
- Lokasi: Puskesmas, Posyandu, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di seluruh Indonesia.
Fokus Utama Program
- Imunisasi Kejar (Catch-up Campaign): Menyasar bayi dan balita (usia 0-59 bulan) yang status imunisasinya belum lengkap atau “zero dose” (belum pernah diimunisasi sama sekali).
- Pencegahan KLB: Fokus pada pencegahan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), terutama Campak dan Rubella.
- Digitalisasi Data: Pencatatan hasil imunisasi kini langsung diinput ke dalam aplikasi ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku) untuk memantau capaian secara nasional.
Jenis Imunisasi yang Diberikan
Masyarakat dapat mengakses berbagai jenis vaksin sesuai usia anak, antara lain:
- Imunisasi Dasar: BCG, DPT-HB-Hib, Polio (tetes dan suntik/IPV), Campak-Rubella (MR).
- Imunisasi Lanjutan: PCV (untuk pneumonia) dan Rotavirus (untuk diare).
Tips untuk Tenaga Kesehatan & Kader
Mengingat Anda sedang aktif dalam pengelolaan program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas, berikut beberapa poin yang bisa diperhatikan untuk menyukseskan PENARI:
- Validasi Data: Gunakan buku KIA atau data sasaran di Posyandu untuk menyisir anak-anak yang melewatkan jadwal rutin.
- Sosialisasi Lokal: Gunakan bahasa yang mudah dimengerti warga (misalnya melalui pengumuman di hamlets/banjar) bahwa imunisasi tetap bisa diberikan meskipun sudah terlambat dari jadwal seharusnya.
- Persyaratan: Ingatkan orang tua untuk cukup membawa Buku KIA atau Kartu Keluarga saat datang ke lokasi layanan.