Monitoring dan Evaluasi Oleh Tim Kemenkes RI

Dalam rangka memperkuat transformasi kesehatan pada pilar pertama, yaitu Transformasi Layanan Primer, Tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan kunjungan lapangan ke UPTD Puskesmas Dawan II. Kegiatan ini difokuskan pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) dan efektivitas program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.

1. Integrasi Layanan Primer (ILP)

Monev ILP bertujuan untuk memastikan bahwa Puskesmas Dawan II telah mengadopsi penataan pelayanan kesehatan berdasarkan Siklus Hidup, bukan lagi berdasarkan penyakit. Tim Kemenkes melakukan tinjauan pada:

  • Klaster Pelayanan: Penataan ruang dan alur pelayanan yang terbagi ke dalam Klaster Manajemen, Klaster Ibu dan Anak, Klaster Usia Dewasa dan Lansia, serta Klaster Penanggulangan Penyakit Menular.
  • Digitalisasi Data: Evaluasi penggunaan aplikasi ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku) dan integrasi data ke sistem SATUSEHAT untuk memastikan rekam medis pasien tercatat secara nasional.
  • Peran Pustu dan Posyandu: Menilai sejauh mana Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu di wilayah Dawan II mampu memberikan layanan skrining kesehatan yang komprehensif di tingkat desa/banjar.

2. Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Program CKG merupakan inisiatif nasional sebagai “hadiah ulang tahun” bagi warga negara Indonesia agar dapat melakukan skrining kesehatan secara cuma-cuma. Fokus evaluasi Tim Kemenkes meliputi:

  • Capaian Skrining: Mengevaluasi jumlah warga yang telah memanfaatkan layanan skrining obesitas, hipertensi, diabetes melitus, serta deteksi dini kanker (seperti kanker payudara dan leher rahim).
  • Ketersediaan Logistik: Memastikan alat kesehatan (tensi digital, alat cek GDA, antropometri) dan reagen tersedia dalam jumlah cukup untuk melayani masyarakat.
  • Aksesibilitas: Menilai kemudahan masyarakat dalam mendapatkan layanan CKG melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile maupun pendaftaran langsung di puskesmas.

3. Tujuan dan Output Kegiatan

Kegiatan ini dilakukan untuk:

  • Identifikasi Kendala: Menemukan hambatan teknis maupun non-teknis dalam penerapan standar baru layanan primer di lapangan.
  • Umpan Balik (Feedback): Memberikan arahan langsung kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Dawan II terkait standarisasi pelayanan sesuai protokol Kemenkes.
  • Peningkatan Mutu: Memastikan setiap warga di wilayah kerja Puskesmas Dawan II mendapatkan akses layanan preventif yang bermutu untuk menurunkan angka kesakitan (morbiditas).