Vitamin A dapat diperoleh dari dua jenis sumber makanan, yaitu sumber hewani (mengandung retinol yang siap digunakan oleh tubuh) dan sumber nabati (mengandung beta-karoten yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A).
Berikut adalah daftar sumber vitamin A berdasarkan kelompok makanannya:
1. Sumber Hewani (Retinol)
Makanan hewani umumnya merupakan sumber vitamin A yang sangat tinggi dan mudah diserap oleh tubuh:
- Hati: Hati sapi, hati ayam, atau hati kambing (salah satu sumber vitamin A tertinggi).
- Minyak Hati Ikan: Seperti minyak hati ikan kod.
- Ikan Berlemak: Ikan salmon, tuna, dan makarel.
- Telur: Terutama pada bagian kuning telur.
- Produk Olahan Susu: Susu murni, keju, mentega (butter), dan yoghurt.
2. Sumber Nabati (Beta-Karoten)
Vitamin A dari tumbuhan biasanya ditandai dengan warna sayuran atau buah yang cerah (oranye, kuning, atau hijau tua):
- Sayuran Berwarna Oranye/Kuning: Wortel, ubi jalar (ubi orange), labu kuning, dan paprika kuning/merah.
- Sayuran Hijau Tua: Bayam, daun kelor, kangkung, sawi hijau, dan brokoli.
- Buah-buahan: Mangga, pepaya, melon (cantaloupe), jambu biji merah, dan tomat.
3. Makanan Terfortifikasi
Selain dari bahan alami, vitamin A juga banyak ditambahkan ke dalam produk pangan sehari-hari (fortifikasi) untuk mencegah kekurangan gizi, seperti:
- Minyak goreng sawit terfortifikasi
- Margarin
- Susu formula dan sereal sarapan
Tips Penyerapan: Vitamin A bersifat larut dalam lemak. Memasak sayuran sumber vitamin A (seperti wortel atau bayam) dengan sedikit minyak/lemak sehat dapat membantu tubuh menyerap vitamin A secara lebih optimal.